phone Phone
+6285103655188
close
menu

CV. Aneka Steel Teknik

sql
Flange Pipa Surabaya
Hover to Zoom

Jual Flange Pipa Surabaya



Spesifikasi Flange Pipa Surabaya

Spesifikasi Flange Pipa

Sambungan Pipa Besi Flange di Surabaya

Flange merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pemipaan. Flange juga di bagi dalam berbagai jenis, perbedaan jenis-jenis flange ini salah satunya adalah berdasarkan facenya.

Berikut ini perbedaan jenis Flange pPipa berdasarkan kategori nya :

1. Jenis flange berdasarkan Ratingnya

Flange atau yang memiliki nama lain forging (untuk jenis yang self reinforcement), dapat di bagi menjadi beberapa jenis bila di lihat dari ratingnya. Yaitu flange rating 150#, 300#, 600#, 900#, 1500# bahkan sampai 2500#. Pembagian flange dari jenis ratingnya dikarenakan flange tersebut bekerja dalam pressure (tekanan) yang berbeda sesuai dengan ratingnya, rating flange tersebut dalam satuan pound. Lain kesempatan, saya akan membahasnya lebih dalam mengenai rating pada flange.

2. Jenis flange berdasarkan Ukurannya (NPS)

Flange juga dapat dibagi menurut ukuran pipanya. Jadi antara satu pipa dengan pipa lainnya yang ukurannya berbeda, jenis flangenya pun berbeda. Untuk menyebut ukuran dalam pipa kita mengenalnya dengan istilah NPS. NPS adalah kependekan dari nominal pipe size, yaitu suatu ukuran nominal yang digunakan untuk membedakan pipa.

Kembali mengenai flange, pembagian jenis flange beradarkan NPSnya kita akan mengenal ukuran ½”, ¾”, 1”, 2” … 10”, 12”… 24” dan seterusnya, mengikuti ukuran dari pipa yang akan di pasangkan flange. Saya tidak membahasnya secara detail pembagian jenis flange ini karena cukup mudah untuk dipahami.

Pertanyaan selanjutnya, Kalau memang flange di bedakan beradarkan NPSnya, apakah flange dibedakan juga melalui schedule nya seperti halnya pipa? ternyata tidak, hanya flange jenis weldneck lah yang memiliki schedulue.

3. Jenis flange berdasarkan ANSI

Di flange ANSI, kita akan membedakan flange dari bentuknya dan kegunaanya. Agak membingungkan sebenarnya meberikan jenis klasifikasi flange dari sisi ini, soalnya ada yang menyebutkan pembagian flange ini karena design-nya. Satu sisi lagi, klasifikasi flange disini bisa di bilang di bedakan dari jenis sambungan flangenya, mirip dengan sambungan pada pipa.
Tapi saya tidak akan memperdebatkannya karena esensinya sama, namun saya akan mengikuti literatur yang saya baca, saya membaginya berdasar ANSI.

Apa itu ANSI? Ansi adalah American National Standards Institute. Berdasarkan ansi, flange dibedakan jenisnya menjadi :

1. Flange Tipe Weldneck

Weldneck flange, flange jenis ini memiliki ciri yang amat ketara yaitu penyambungan flangenya mengunakan las. Flange jenis ini biasa dan paling banyak digunakan dalam sebuah plant, karena sifatnya mudah untuk disambungkan dengan pipa. Flange jenis ini dapat digunakan untuk pressureyang tinggi, baik untuk temperature rendah atau tinggi.

2. Flange Tipe Slip-on dan Lap Joint

Untuk tipe flange slip–on, sebenarnya hampir mirip bentuknya dengan jenis flange lap joint. Kedua jenis flange ini sama sama memasukan pipa utamanya ke dalam flange, bedanya kalau slip on si pipa tidak sampai keluar dari flange, sedangakan tipe lap joint, ada sisi pipa yang keluar dari flange, dan sisi samping dalam flangenya pun biasanya radial.

Dalam slip on, flange hanya masuk sebagain, sisi luar dan dalamnya akan di las. Oleh karena si pipa itu masuk ke dalam flange, maka diametar dalam slip on harus lebih besar daripada diameter outside si pipa

Dalam beberapa literatur, slip opening ada yang menyebutnya dengan sleeve opening.

Untuk lap joint flange sendiri, jenis flange ini biasanya digunakan untuk pipa yang sering dibongkar, atau di dimana fluida tidak diperkenankan kontak dengan las lasan atau tipe penyambungan lainya. Karena pipa ini tidak di las, maka penyambungannya dapat di puntir tanpa memikirkan posisi
bautnya. Jenis flange ini tidak bisa disarankan untuk pressure yang tinggi.

3. Flange Tipe Threaded (ulir)

Seperti namanya, jenis flange ini memiliki tipe penyambungan mengunakan ulir. Biasanya digunakan untuk system yang sangat rawan kebakaran kalau mengunakan las, disamping itu flange tipe ini harganya lebih murah.

4. Flange Tipe Soket

Soket flange, jenis flange ini mirip dengan slip on, hanya saja pada sisi terluar dari flange terdapat tahanan yang menyebabkan pipa yang dimasukan ke dalamnya tidak tembus.

5. Reducing Flange

Reducing flange, jenis flange yang satu ini memiliki fungsi untuk mengabungkan pipa yang memiliki diameter berbeda.

6. Blind Flange

Blind flange adalah jenis flange yang berfungsi untuk menutup aliran, seperti halnya cap dalam fitting. Jenis flange ini rata, tidak ada apa apanya karena memang berfungsi untuk menutup.
Lalu kenapa aliran itu di tutup? Bisa jadi pipa yang di tutup alirannya di maksudnya untuk dilakukan maintenance kemudian hari, atau memang aliran itu di tutup untuk akses manusia. Untuk akses manusia? Iya, seperti dalam nozzle, biasanya ada manhole yang di tutup dengan blind flange.

Jenis flange bedasarkan cara pemasangan

Masih ada satu lagi pembagian flange berdasarkan cara ia di pasang di dalam pipa atau vessel. Memang semua pembagian tersebut tidak ada aturan bakunya, hanya pembagian dari flange dari ANSI yang mungkin paling mendekati klasifikasi sebenarnya dari flange.
Namun pembagian lain dari jenis flange yang saya sebutkan disini adalah untuk mengenalkan kepada anda berbagai istilah istilah yang biasa di gunakan dalam dunia piping. Paling tidak anda harus membiasakan dengan istilah istilah tersebut sehingga suatu saat menemui istilah tersebut, anda mengerti maksudnya.

 

 

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan download PDF ini :